NPC harapkan PPLP Disabilitas selepas APG

Jakarta (ANTARA News) – Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia berharap kehadiran Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) khusus untuk membina sekaligus menemukan atlet-atlet disabilitas nasional pada tingkat provinsi di seluruh Indonesia.

“Kami tidak akan kesulitan untuk menemukan atlet-atlet disabilitas jika terdapat PPLP khusus di setiap provinsi. Sudah ada beberapa provinsi yang siap menyelenggarakan PPLP khusus disabilitas,” kata Ketua NPC Indonesia Senny Marbun ketika dihubungi media di Jakarta, Jumat.

Harapan kehadiran PPLP khusus disabilitas pada tingkat provinsi menyusul prestasi kontingen Indonesia dalam Asian Para Games 2018. Indonesia sukses memboyong 37 medali emas, 47 medali perak, dan 51 medali perunggu yang mengantarkan pada peringkat lima Asia.

“Setelah ada PPLP setiap provinsi lalu digelar pertandingan antar-PPLP. Atlet terpilih dari pertandingan itu lantas masuk Sekolah Khusus Olahraga (SKO) Disabilitas di Surakarta,” kata Senny.

Keberadaan PPLP khusus disabilitas di setiap provinsi di Indonesia, menurut Senny, akan mendorong pembinaan dan pelatihan yang lebih terukur, data-data atlet yang lebih lengkap, serta kemampuan untuk mengukur kemampuan lawan dan diri sendiri melalui “sport intelligence” berdasarkan data atlet-atlet internasional.

“Kami juga butuh dukungan menyeluruh dari semua pihak agar prestasi yang telah dicapai Indonesia dapat dipertahankan. Apalagi, kami harus menyiapkan diri jelang Paralimpiade 2020,” katanya.

NPC Indonesia menyampaikan terimakasih kepada pemerintah, terutama Kementerian Pemuda dan Olahraga penyelenggaraan Asian Para Games 2018 di Jakarta serta pemberian bonus yang bernilai setara bagi atlet-atlet disabilitas.

Senny berharap NPC Indonesia menjadi lembaga yang setara dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dan mendapatkan bantuan dana bersumber dari Kemenpora setiap tahun.

“Jika kami mendapatkan dukungan anggaran rutin setiap tahun yang mampu mencukupi kebutuhan, kami mungkin tidak meminta kontribusi total sebesar 30 persen dari setiap bonus yang didapatkan atlet. Pengurus NPC juga tidak perlu mengeluarkan dana pribadi untuk pengembangan dan pembinaan olahraga disabilitas nasional,” katanya.

Senny mengaku optimistis pemerintah akan memberikan dukungan anggaran bagi organisasi NPC Indonesia dan bukan hanya bagi pelatnas atlet-atlet disabilitas. Begitupula dengan dukungan dari pihak ketiga berupa sponsor.

NPC Indonesia, sesuai anggaran dasar dan anggaran rumat tangga, memotong total 30 persen dari bonus yang diterima atlet-atlet disabilitas. Alokasinya, NPC pusat akan mendapatkan 15 persen, NPC Provinsi mendapatkan 10 persen, dan NPC kabupaten/kota mendapatkan lima persen dari bonus yang diperoleh setiap atlet. ***4***

(T.I026/

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Samator ingin kawinkan gelar dua turnamen bola voli bergengsi

Jakarta,  (ANTARA News) – Tim bola voli Surabaya Samator ingin mengawinkan gelar juara dua turnamen bola voli bergengsi di Tanah Air, yakni Proliga dan Livoli Divisi Utama 2018 yang bakal digelar di Magetan, Jawa Timur, 28 Oktober-4 November mendatang.

Apa yang diinginkan oleh tim asal Jawa Timur itu bukan tanpa alasan, karena satu gelar yaitu juara Proliga 2018 sudah diraih. Kini, anak asuh Ibarsjah Djanu itu tinggal fokus mengejar juara Livoli, apalagi lokasi pertandingan berada di Jawa Timur.

“Terakhir Livoli digelar di Jawa Timur pada 2014 lalu, dan kami ingin juara lagi di depan publik. Kami tentu punya banyak pendukung di sini,” kata pelatih Samator, Ibarsjah Djanu seperti yang dilansir PP PBVSI di Jakarta, Kamis.

Sebagai juara bertahan, Surabaya Samator jelas bakal menjadi unggulan. Hanya saja semuanya membutuhkan kerja keras untuk meraihnya karena calon lawan juga merupakan tim-tim kuat kenyang pengalaman, seperti TNI AU maupun Berlian Bank Jateng.

Meski demikian, tim Surabaya Samator tidak gentar karena tim ini didukung oleh pemain yang kenyang pengalaman. Tekad untuk mengawinkan gelar memang sudah tertanam pada diri Rendy Tamamilang dan kawan-kawan.

“Kami ingin mengawinkan gelar. Apalagi peluang cukup terbuka. Kami juga tidak pernah berhenti berlatih, baik ada turnamen atau tidak,” kata Ibarsjah.

Untuk menghadapi Livoli 2018, Surabaya Samator tetap mengandalkan pemain terbaiknya, seperti Mahfud Nurcahyadi, Rendy Tamamilang, Rivan Nurmulki, Nizar Julfikar, Galih Bayu Saputra, dan Yudha Mardiansyah. Keenam pemain tersebut juga menjadi tulang punggung timnas Indonesia pada Asian Games 2018.

Persaingan bakal ketat juga diakui oleh Ketua Bidang Pertandingan PP PBVSI, Hanny Surkatty. Tim yang bakal turun tidak jauh beda dengan tahun sebelumnya.

“Saya pikir persaingan tim akan ketat, sama seperti tahun-tahun sebelumnya,” katanya.

Tim yang bakal turun di Livoli 2018 adalah: untuk tim putra Surabaya Samator, TNI AU, Indomart, Sukun Yuso Gunadarma, Berlian Bank Jateng, Sukun Surya Muda, PU Grobogan Jateng, dan Bina Cijaura Bogor.

Sedangkan untuk tim putri Bank Jatim, PGN Popsivo Polwan, TNI AU, Petrokimia Gresik, TNI AL, Alko Bandung, JWS Sulut dan LNG Bontang.

Selain Divisi Utama, PP PBVSI juga akan menggelar Livoli Divisi I. Tahun ini, Divisi I dilaksanakan di Tangerang pada 12-18 November mendatang. (B016).

Pewarta:
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IDHOKI.COM (http://199.188.200.23) adalah Situs Agen Judi Bola & Live Casino Online yang menyediakan cara main sbobet indonesia paling mudah dan praktis melalui Whatsapp, Livechat, BBM, dan Wechat untuk permainan seperti taruhan judi bola, rolet, bakarat, classic game dan masih banyak lagi.

Pengurus induk cabang olahraga diminta tingkatkan prestasi internasional

Jakarta (ANTARA News) – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) meminta kepada seluruh pengurus induk cabang olahraga agar terus meningkatkan prestasi, terutama di tingkat internasional. 

“Kami meminta kepada semua pengurus induk cabang olahraga dapat meningkatkan prestasi dari hari ke hari, terutama di kancah internasional,” kata Ketua Umum KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Tono Suratman di Jakarta, Rabu. 

Terlebih, menurut dia, dalam waktu dekat, terdapat dua pesta olahraga internasional, antara lain SEA Games 2019 di Filipina dan Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang. 

“Setelah berakhirnya Asian Games, kita harus bersiap-siap untuk dua event internasional selanjutnya, yaitu SEA Games dan Olimpiade. Selain itu, tahun 2020 juga akan ada Pekan Olahraga Nasional (PON),” ujar Tono. 

Dia menuturkan apabila seluruh pegurus induk cabang olahraga beserta atlet dapat mengerahkan kemampuan terbaiknya, maka Indonesia juga bisa berhasil di kedua ajang olahraga internasional tersebut. 

“Tentu saja kita semua pasti berharap keberhasilan Indonesia bukan hanya berhenti sampai di Asian Games saja, tapi terus-menerus, termasuk di SEA Games maupun Olimpiade,” tutur Tono. 

Lebih lanjut, dia mengungkapkan keberhasilan Indonesia dalam Asian Games tidak hanya dilihat dari peringkat saja, yakni peringkat empat, tetapi juga dari segi lainnya. 

“Prestasi Indonesia sangat fantastis di cabang olahraga pencak silat. Kemudian, di cabang olahraga wall climbing dan paralayang juga ternyata Indonesia bisa menjadi juara. Ini juga merupakan suatu keberhasilan,” ungkap Tono. 

Baca juga: KONI beri penghargaan atlet dan pengurus olahraga berprestasi di Asian Games 2018

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

144 pegolf profesional bersaing di Kuta Bali

Jakarta (ANTARA News) – 144 pegolf profesional dari kawasan Asia dipastikan bakal turun pada kejuaraan Combiphar Players Championship 2018 di New Kuta Golf Club Bali, 6-9 November dan kejuaraan ini adalah seri terakhir Asian Development Tour.

Ketua Umum Professional Golfers Association Tour of Indonesia (PGATI), Johannes Dermawan di Jakarta, Rabu mengatakan dari jumlah tersebut 40 diantaranya adalah pegolf profesional Indonesia. Selain itu ada 14 pegolf undangan terutama dari amatir.

“Pegolf terbaik Indonesia saat ini semuanya akan turun. Mulai dari Danny Masrin, Rory Hie hingga Elki Kow,” katanya di sela persiapan yang untuk kedua kalinya digelar di Pulau Dewata itu.

Menurut dia, kejuaraan ini cukup bagus untuk pegolf Indonesia guna mengumpulkan poin internasionalnya. Apalagi banyak pegolf rangking dunia juga bakal turun pada kejuaraan yang memperebutkan total hadiah 100 ribu dolar Amerika Serikat itu.

“Ada pegolf dari 25 negara. Paling banyak dari Thailand dan Australia. Kami pastikan kejuaraan ini bakal berlangsung dengan ketat. Makanya kejuaraan ini pantas kita tunggu,” katanya menambahkan.

Banyaknya pegolf Indonesia yang turun sangat diapresiasi oleh pihak sponsor dalam hal ini Combiphar. Presiden Direktur Combiphar Michael Wanandi berharap pegolf Indonesia mampu bersaing. Apalagi pihaknya juga memberikan banyak kesempatan pada atlet muda.

“Ini adalah kesempatan bagi atlet Indonesia untuk go internasional. Apalagi kejuaraan ini akan mendapatkan poin. Harapan kami pegolf Indonesia bisa masuk sepuluh besar,” katanya.

Combiphar Players Championship 2018, bagi Michael Wanandi dinilai cukup istimewa karena bertepatan dengan ulang tahun ke-50 pada 9 November nanti. Apa yang dilakukan juga sebagai bentuk dedikasi pengembangan golf di Indonesia.

“Tahun lalu kita sempat was-was karena Gunung Agung. Semoga tahun ini bisa berjalan lancar. Tujuan lain kejuaraan ini juga untuk meningkatkan pariwisata Bali,” kata pria yang juga hobi main golf itu.

Sementara itu salah satu pegolf Indonesia, Ekli Kow mengaku sudah siap untuk bersaing. Pihaknya tidak ingin gagal seperti kejuaraan sebelumnya. Menurut dia, pada kejuaraan tersebut banyak melakukan kesalahan teknis terutama dipukulan.

“Saya telah melakukan evaluasi hasil tahun lalu terutama untuk memahami karakter lokasi kejuaraan. Jadi saya sudah cukup siap. Tapi harus saya akui kejuaraan di Bali ini cukup berat,” katanya.

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Tokoh taekwondo Indonesia masuk kepengurusan WTF

Jakarta (ANTARA News) – Salah satu tokoh taekwondo Indonesia, grand master Lioe Nam Khiong, dipercaya duduk di federasi taekwondo dunia atau WTF sebagai Vice Chairman Marketing.

Pemegang Sabuk Dan IX Kukkiwon dalam keterangan resmi yang diterima media di Jakarta, Selasa membenarkan jika telah menduduki posisi tersebut bersama presiden taekwondo Singapura Milan Kwee yang duduk sebagai Chairman.

“Ya saya sekarang duduk di WTF atas permintaan presiden WTFbDr. Choue Chung won,” kata Lioe Nam Khiong dalam keterangan resminya.

Kedekatan Grand Master Lioe Nam Khiong dengan Presiden WTF Dr. Choue Chung Won sudah menjadi rahasia umum di kalangan pelaku taekwondo internasional. Bahkan Presiden WTF sempat berkunjung ke Indonesia bersamaan dengan penyelenggaraan Asian Games 2018.

“Kalau hubungan pribadi Lioe Nam khiong dengan Dr. Choue sangat erat sekali jadi sangat wajar jika lioe nam khiong diminta duduk di WTF,” kata Sekjen UTI Pro Lam ting.

Sementara Dr. Chou Chung Won dalam surat elektroniknya menyebutkan jika Lioe Nam Khiong adalah salah satu figur yang tidak bisa dipisahkan dengan taekwondo baik di Indonesia maupun internasional.

“Saya sangat mengapresiasi dedikasi anda terhadap perkembangan olahraga taekwondo di Indonesia khususnya dan di level dunia pada umumnya,” katanya.

Grand Master Lioe Nam Khiong merupakan taekwondoin Indonesia pertama yang diangkat di kepengurusan World Taekwondo Federation, sebagai Vice Chairman Marketing Committee World Taekwondo Federation.

Grandmaster Lioe Nam Khiong menekuni taekwondo sejak 1972, dan pernah menjabat di PTI (Persatuan Taekwondo Indonesia) sebagai Ketua Komisi Teknik. Ia juga merupakan Pendiri Yayasan Universal Taekwondo Indonesia (YUTI) dan Universal Taekwondo Indonesia UTI Pro.

Di kepengurusan PB Taekwondi Indonesia periode 2007-2011 mengemban tugas Wakil Ketua Umum. Saat itu berperan besar atas sukses Indonesia meraih 6 emas di SEA Games 2011 Jakarta-Palembang.

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Atlet Anggar Asian Para Games direkrut jadi pegawai Kemenhub

Jakarta (ANTARA News) – Atlet cabang olahraga anggar-kursi roda Asian Para Games 2018, Elih, direkrut jadi pegawai Direktur Jenderal Perhubungan Darat kementerian Perhubungan.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam sambutannya pada pertemuan dengan para atlet  di Kemenhub, Jakarta, Selasa mengatakan setelah Asian Games harus ada tindak lanjut yang dilakukan oleh pemerintah.

“Kita jangan berhenti pada kegiatan Asian Para Games, rekan-rekan memiliki kesempatan yang sama,” kata Menhub Budi.

Elih resmi bekerja di Direktorat Angkutan dan Multimoda Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub.

Budi menjelaskan dengan adanya keterwakilan kaum disabilitas yang bekerja di Kemenhub, maka akan menciptakan regulasi yang mempertimbangkan kemudahan-kemudahan untuk para kaum disabilitas. 

“Saya berharap ketika empat orang teman kami bergabung di Kemenhub, bisa menjadi ‘role model’ bagi perubahan di lingkungan Kemenhub, terutama untuk disabilitas,” katanya.  

Tiga orang lainnya yang direktur Kemenhub, yaitu Danu Kastomi ditempatkan di Direktur Sarana Ditjen Perhubungan Darat, Tri Handayani Puspasari yang ditempatkan di Bagian Keuangan Ditjen Perhubungan Darat dan Ridwan Sumantri yang ditempatkan di Bagian Perencanaan Ditjen Perhubungan Darat. 

“Dengan diawali dengan Kemenhub jadi awalan baik sekali. Kami berharap empat orang ini bekerja sebagai staf biasa artinya misi yang sangat besar,” katanya.

Budi juga menjanjikan sarana dan prasarana yang mudah diakses oleh kaum diasabilitas. 

“Mimpi kami adanya transportasi publik yang bisa bisa diakses oleh para difabel, tentunya ini pekerjaan rumah yang sangat banyak , terutama ada 15 persen disabilitas di Indonesia,” katanya.
 
Baca juga: Para pelajar terkesan dengan Asian Para Games

Pewarta: Juwita Trisna Rahayu
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Para pelajar terkesan dengan Asian Para Games

Jakarta (ANTARA News) – Meski ajang Asian Para Games telah usai, kesan para pelajar terhadap ajang empat tahun sekali untuk para atlet penyandang disabilitas itu begitu melekat.

Beberapa sekolah memang diimbau Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk mengajak siswanya ke beberapa venue pertandingan.

Salah satu sekolah yang hadir dalam kegiatan tersebut adala SMP 140 yang berada di Sunter Agung, Tanjung Priok Jakarta Utara.

Sebanyak 25 siswa didampingi seorang guru, pergi ke pertandingan tenis meja yang digelar di Ecovention Ancol, Jakarta.

Bagi Putri Khairani yang sedang duduk di kelas VII, ini adalah kali pertama dia menonton multievent olahraga. Apalagi para atletnya adalah penyandang disabilitas.

“Waktu pertama kali guru menjelaskan tentang apa itu para games aku kaget. Baru tahu ternyata ada olahraga khusus penyandan disabilitas,” kata dia.

Dia mengaku tak menyangka bahwa penyandang disabilitas memiliki kompetisi olahraga tersendiri dan mereka dapat berlaga layaknya manusia normal.

Selama ini dia mengira penyandang disabilitas adalah orang yang tak berdaya dan perlu dibantu untuk melakukan kegiatan apa pun.

“Pertandingan ini mengubah pikiran aku, kita tidak dapat memandang rendah penyandang disabilitas karena mereka bisa berbuat sesuatu yang lebih,” kata dia.

Teman sekelasnya Aura Abidah juga merasakan hal yang sama, selam ini dia selalu menganggap penyandang disabilitas adalah orang yang tak mampu berbuat apa pun.

Namun setelah datang melihat Asian Para Games dia merasa tak dapat memandang remeh lagi penyandang disabilitas.

Menurut dia meski penyandang disabilitas, semua orang dapat menjadi apa pun yang mereka mau.

“Selama ini aku melihat penyandang disabilitas tidak bisa berbuat apa-apa, karena bagian tubuh mereka ada yang kurang, tetapi setelah melihat ini ternyata orang disabilitas bisa menjadi atlet,” kata dia.

Sementara itu Saskia Ah-zara juga merasa terkesan dengan penampilan atlet penyandang disabilitas di Asian Para Games.

Dia yang pernah datang ke ajang Asian Games 2018 di Jakarta, merasa Asian Para Games 2018 lebih menarik.

“Aku pernah datang ke Asian Games sama orang tuaku menonton bulu tangkis, tetapi menurut aku lebih seru Asian Para Games karena yang bertanding adalah orang-orang penyandang disabilitas,” kata dia.

Pada pertandingan tenis meja di Asian Para Games dia sangat kagum melihat para atlet yang tidak  empunyai tangan sempurna tetapi masih bermain tens meja.

“Sebelumnya aku tidak pernah melihat orang penyandang disabilitas main tenis meja. Aku merasa kagum ada orang yang tidak sempurna tetapi bisa bermain tenis meja,” kata dia.

Tak hanya siswa SMP 140 saja yang mengalami kesan mendalam terhadap Asian Para Games, siswa SMK 23 Jakarta pun memiliki pengalaman yang sama.

Kebetulan saat itu mereka sedang pelajaran olahraga, dengan pakaian seragam olahraga bewarna putih-oranye, mereka hadir ke venue tenis meja.

Julian Chelsea, siswi jurusan akutansi senang dapat hadir dan mendukung para atlet Indonesia pada ajang Asian Para Games.

Dia yang datang bersama 23 teman sekelasnya sebelumnya telah mengetahui bahwa ada ajang khusus penyandang disabilitas.

Sebenarnya saat menyaksikan pertandingan dia tidak terlalu paham tentang jenis-jenis disanilitas setiap atlet  namun dia dan teman-temannya selalu menyemangati atlet Indonesia mana pun yang sedang bertanding.

“Aku senang bisa mendukung bangsa kita, kamk datang untuk menyemangati agar para atlet lebih termotivasi untuk menang,” kata perempuan berusia 16 tahun tersebut. 

Dia sangat salut kepada para atlet karena meski kekurangan para atlet tetap dapat memberikan performa terabaik untuk bangsa Indonesia.

Dia pun terheran-heran ada atlet yang bertanding di kursi roda, karena selama ini untuk melakukan olahraga perlu tubuh yang sempurna.

“Aku enggak pernah terbayang ada atlet di kursi roda, apalahi bermain tenis meja yang harus ke sana dan ke sini tetapi ternyata bisa,” kata dia.

Sementara itu siswa kelaa XI Irlanda Fauzan merasa bangga para atlet penyandang disabilitas dapat mewujudkan cita-citanya meski dalam kondisi yang terbatas.

“Kita tidak boleh memnadang fisik seseorang, mereka para atlet sangat gigih dan bisa mengharumkan bangsa Indonesia,” kata dia.

Guru olahraga SMK 28 Sigit Maulana yang mendampingi para siswa mengatakan ajang Asian Para Games menjadi suatu pembelajaran bagi siswa bahwa ada beragam kompetisi olahraga bahkan untuk penyandang disabilitas.

Dia mengatakan saat anak-anak diajak melihat pertandingan, banyak pertanyaan yang timbul, seperti bagaimana cara atlet dapat bertanding dengan kekurangannya.

Para siswa juga diminta untuk mendukung setiap atlet yang bertanding.

Dia pun mengimbau para siswa jika sedang menonton Asian Para Games tidak bole tertawa jika melihat atlet yang memiliki kondisi fisik yang berbeda dari orang normal.

“Kami mengajarkan bahwa Tuhan memberikan manusia bentuk yang berbeda-beda, tidak semuanya sempurna. Kita harus mengharhai manusia baik penyandang disabilitas maupun yang normal. Karena semua manusia memiliki hak yang sama untuk menggapai cita-citanya,” kata dia.
 

Pewarta: Aubrey Kandelila Fanani
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Paskhas Kupang gelar lomba menembak

Kupang, (ANTARA News)- Kompi Senapan C Batalyon Komando 466 Paskhas Kupang, Nusa Tenggara Timur, menggelar lomba menembak untuk menyambut HUT ke-71 Paskhas di lapangan tembak Elang Timur.

“Kegiatan lomba menembak ini kami laksanakan dalam rangka menyambut HUT ke71 Paskhas yang akan jatuh pada Rabu (17/10) pekan depan,” kata Komandan Kompi Senapan C Batalyon Komandan 466 Kupang Kapten (Pas) Mohammad Adi Firdaus di Kupang, Minggu.

 Ia menjelaskan, lomba menembak itu sudah digelar sejak Sabtu (13/10) dan akan berakhir pada Rabu (17/10) pekan depan.

Perlombaan pertama diikuti oleh sejumlah warga sipil di Kota Kupang, yang mempunyai hobi menembak, serta melibatkan dua pelajar SMP yang memang suka menembak.

“Kemarin lomba menembak senjata laras panjang, kemudian hari ini, dilakukan lomba menembak dengan senjata laras pendek (pistol),” ujar dia.

Ia mengatakan bahwa pihaknya sengaja menyelenggarakan lomba menembak itu dengan tujuan mengumpulkan para penyuka olahraga menembak, yang memang jarang diselenggarakan di Kota Kupang.

Disamping itu, pihaknya sengaja melibatkan para pelajar SMP-SMA karena memang ingin menjaring juga bakat-bakat menembak yang dimiliki generasi muda di daerah itu, agar kelak mampu menjadi atlet menembak.

Kejuaraan yang akan melibatkan TNI-Polri akan dilakukan dengan tiga posisi dengan jarak 100 meter yakni, posisi tiarap, posisi duduk dan posisi berdiri.

“Sementara bagi masyarakat sipil hanya dua posisi yakni posisi tiarap dan posisi duduk,” katanya sambil menambahkan bahwa total peserta lomba menembak dari warga sipil kurang lebih 40 peserta dari sejumlah klub menembak di kota itu.

 Sementara itu pencinta olahraga menembak Tony Valentin mengatakan bahwa adanya lomba-lomba menembak akan memberikan semangat bagi pecinta olahraga menembak untuk mengukir prestasi.

“Karena di Kupang ini masih jarang dilakukan lomba menembak. Oleh karena itu selain ini, kami harapkan ada pihak lain juga dapat menyelenggarakan lomba menembak yang sama,” katanya.
(K010).
 

Pewarta:
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Asian Para Games bukti Indonesia mampu dalam penyelenggaraan-prestasi olahraga

Jakarta (ANTARA News) – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani, mengatakan, perhelatan Asian Para Games 2018 membuktikan Indonesia mampu dalam menyelenggarakan dan berprestasi di ajang olahraga internasional.

“Penyelenggaraan Asian Para Games  2018 Indonesia, sekali lagi membuktikan bahwa Indonesia mampu menjadi tuan rumah yang baik, masyarakat yang ramah, dan negara yang maju,” kata Puan dalam keterangan tertulisnya yang diterima di Jakarta, Sabtu.

Puan juga mengapresiasi para atlet Indonesia yang telah berjuang bahkan melampaui target medali yang ditetapkan oleh pemerintah.

“Sukses penyelenggaraan Asian Para Games 2018 Indonesia juga disertai dengan sukses prestasi para atlet Indonesia, yang  meraih capaian prestasi rangking lima,” kata Puan.

Indonesia berada di posisi lima dengan perolehan medali 37 emas, 47 perak, dan 51 perunggu.

“Atas nama pemerintah dan pribadi, saya mengucapkan terima kasih bagi atlet-atlet yang telah bertanding untuk prestasi terbaiknya dalam Asian Para Games 2018 Indonesia. Mereka adalah para manusia hebat yang semangat dan daya juangnya menjadi inspirasi bagi kita semua,” kata Puan.

Puan mengatakan momentum dalam penyelenggaraan pesta olahraga Asia tersebut semakin meneguhkan bahwa Indonesia sebagai bangsa besar yang majemuk dengan jiwa  gotong royongnya akan selalu mampu menunjukan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara dan bangsa yang bermartabat, maju dan berprestasi,” kata dia.

Menurut Menko PMK, Indonesia patut berbangga akan keberhasilan sebagai tuan rumah dalam pelaksanaan Asian Games 2018 lalu menjadi inspirasi seluruh pihak, sehingga pelaksanaan Asian Para Games  2018 Indonesia juga dapat berlangsung dengan baik dan sukses.

“Asian Para Games 2018 Indonesia  merupakan komitmen pemerintah dalam melaksanakan pembangunan sosial dan  memberikan kesempatan yang sama bagi semua untuk meraih kemajuan,” tutur Puan.

Pewarta: Aditya Ramadhan
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Penutupan Asian Para Games 2018

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (keempat kiri) menyerahkan bendera kepada Presiden Asian Paralympic Committe Majid Rashed (tengah) disaksikan perwakilan dari Hangzhou, Cina, Wang Hong (kelima kanan) saat upacara Penutupan Asian Para Games 2018 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta, Sabtu (13/10/2018). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/kye

Asian Para Games : Emas Bulutangkis Ganda Putri

Pebulu tangkis putri Indonesia Leani Ratri Oktila (kiri) dan Khalimatus Sadiyah Sukohandoko (kanan) melakukan selebrasi usai mengalahkan pasangan Cina Hefang Cheng dan Hunhui Ma pada final ganda putri klasifikasi SL3-SU5 Asian Para Games 2018 di Istora Senayan, Jakarta, Jumat (12/10/2018). Leani dan Khalimatus meraih emas setelah mengalahkan Hefang Cheng dan Hunhui Ma dengan skor 21-15 dan 21-12. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/pras.

Medali Emas Indonesia Renang Asian Para Games

Perenang Indonesia Jendi Pangabean melakukan selebrasi setelah menjadi yang tercepat dalam nomor renang 100 meter gaya punggung putra S9 Asian Para Games 2018 di Stadion Akuatik, Senayan, Jakarta, Kamis (11/10/2018). Jendi berhasil meraih emas dalam nomor tersebut. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/kye

Para-Angkat berat tambah 2 medali untuk Indonesia

667 Views

(Antara)-Cabang olahraga para-angkat berat putri, kembali menyumbangkan dua medali untuk kontingen Indonesia di Asian Para Games 2018. Yakni sebuah medali perak yang diraih Sriyanti, dan sebuah medali perunggu yang diperoleh Ni Nengah Widiasih.

Hadiah umrah dari PKS bagi Miftahul Jannah

Jakarta (ANTARA News) – Fraksi PKS DPR RI memberikan hadiah ibadah umrah untuk pejudo Indonesia, Miftahul Jannah yang batal tampil dalam ajang Asian Para Games 2018 karena memilih untuk mempertahankan prinsipnya, yaitu tetap mengenakan hijab.

“Fraksi PKS sangat konsen dengan komitmen pada prinsip. Karena itu ketika ada remaja putri muslimah yang menunjukkan kokohnya memegang prinsip kita sangat hormat dan apresiasi agar menjadi teladan bagi generasi milenial,” kata Ketua Fraksi PKS DPR RI Jazuli Juwaini di Jakarta, Rabu.

Fraksi PKS resmi mengundang Miftahul Jannah yang dalam hal ini diwakili ayahanda Miftahul, Salimin ke ruang Fraksi PKS di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu untuk menerima hadiah secara simbolis dan mempersiapkan segala dokumen administrasi untuk keberangkatan umrah.

Menurut Jazuli, sikap memegang prinsip yang ditunjukkan Miftahul luar biasa dan bisa menjadi teladan bagi kita semua, baik dalam konteks pengamalan agama maupun konteks kehidupan berbangsa dan bernegara. 

Dia berempati atas dilema yang dialami Miftahul Jannah, yaitu dihadapkan pada pilihan yang sulit karena di satu sisi semangat untuk membela bangsa dan mendapatkan medali untuk Indonesia. 

“Tapi, di sisi lain dia punya prinsip tidak mau menanggalkan hijabnya karena terikat aturan permainan di cabang Judo,” ujarnya.

Dia menyesalkan sikap pemerintah maupun offisial Indonesia tidak memperjuangkan sejak awal diperbolehkannya mengenakan hijab untuk atlet Indonesia.

Jika hal itu dilakukan, tentu kejadian seperti yang dialami Miftahul Jannah bisa diantisipasi dengan baik dan atlet Indonesia bisa bertanding.

“Pemerintah dan offisial kita seharusnya bisa memperjuangkan kebolehan hijab dalam cabang ini sejak awal karena jelas ada kontingen kita di cabang olah raga ini yang berhijab. Miftahul Jannah sudah berlatih lama untuk pertandingan ini, tapi akhirnya gagal,” katanya.

Dia menilai seharusnya hal itu diperjuangkan sejak awal. Apalagi Indonesia sebagai tuan rumah dan bangsa Indonesia terkenal dengan prinsip serta nilai agama yang dijunjung tinggi.

Baca juga: MUI minta KONI tidak diam soal diskualifikasi Miftahul Jannah
Baca juga: Miftahul Jannah akan beralih jadi pecatur
Baca juga: Miftahul terdiskualifikasi karena enggan lepas jilbab

Pewarta:
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Presiden nilai cabor bukan unggulan sepi penonton

(Antara)-Presiden Joko Widodo menilai, sepinya penonton di pertandingan Asian Para Games, dikarenakan cabor tersebut bukan unggulan. Sebagian dari 18 cabang olahraga, khususnya yang berlangsung di luar area Gelora Bung Karno, tidak mengenakan biaya tiket masuk alias gratis.

MUI minta KONI tidak diam soal diskualifikasi Miftahul Jannah

Jakarta (ANTARA News) – Wakil Komisi Hukum dan Perundang-undangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ikhsan Abdullah mendesak agar Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) tidak tinggal diam atas didiskualifikasinya judoka putri Indonesia, Miftahul Jannah.

Miftahul Jannah telah didiskualifikasi dari pertandingan judo tuna netra Asian Para Games 2018. Hal tersebut dinilai telah merugikan atlet dan Indonesia sebagai tuan rumah penyelenggaraan Asian Para Games 2018.

“Isu ini jangan dibiarkan karena sangat jelas merugikan Indonesia dalam kepesertaannya di cabang olahraga judo. Kita harus memprotes sampai kegiatan pertandingan tersebut diulang. Apalagi kita sedang menjadi tuan rumah,” kata Ikhsan Abdullah di Jakarta, Selasa.

MUI akan melayangkan nota protes secara resmi.

“KONI harus mempersoalkan ini secara tegas. Dan MUI akan melayangkan nota protes secara resmi,” kata Ikhsan.

Ikhsan memandang diskualifikasi tersebut merupakan tindakan yang diskriminatif. Untuk itu dia mendesak Menpora Imam Nahrawi dan KONI untuk menjelaskan kepada International Paralympic Committee soal kewajiban berjilbab untuk wanita dalam Islam.

“Ini penting agar mereka memahami ini. Sehingga wanita muslim tidak terlanggar ketentuan yang diskriminatif tersebut,” katanya.

Menurut dia, ada sejumlah cabang olah raga yang tidak mempermasalahkan perempuan berjilbab. “Contohnya silat dan voli,” katanya.

Judoka putri Indonesia Miftahul Jannah terdiskualifikasi dari pertandingan judo tuna netra Asian Para Games 2018 yang berlangsung di Jakarta International Expo Kemayoran, Jakarta, Senin (8/10) akibat enggan mengikuti aturan pertandingan, yaitu melepas jilbab.

Ketua Umum Komite Paralimpiade Nasional (NPC) Indonesia, Senny Marbun mengatakan, keberadaan jilbab atlet berpotensi dimanfaatkan lawan untuk mencekik leher dan berakibat fatal bagi sang atlet yang menggunakan jilbab.

Baca juga: Menpora apresiasi keputusan Miftah dalam mempertahankan prinsip
Baca juga: Miftahul terdiskualifikasi karena enggan lepas jilbab

Pewarta:
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Menpora akan kawal Regulasi Judo terkait pemakaian jilbab

(Antara)-Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, menyatakan akan mengawal agar  regulasi pertandingan Judo yang melarang penggunaan penutup kepala dapat diubah.  Sehingga memberikan ruang bagi atlet muslimah, untuk dapat tetap bertanding. Menyusul diskualifikasi atas Atlet Blind Judo Miftahul Jannah, saat akan bertanding pada kategori putri Asian Para Games 2018.

Daftar perolehan medali

Jakarta (ANTARA News) – Berikut daftar perolehan medali Asian Para Games pada hari kedua, Minggu, sampai dengan pukul 22.00 WIB:

1. China – 10 – 5 – 3 – 18

2. Jepang – 4 – 4 – 7 – 15

3. Uzbekistan – 2 – 2 – 0 – 4

4. Hong Kong – 2 – 1 – 2 – 5

5. Filipina – 1 – 2 – 1 – 4

6. Indonesia – 1 – 1 – 1 – 3

7. Vietnam – 1 – 0 – 1 – 2

8. Iran – 1 – 0 – 0 – 1

9. Laos – 1 – 0 – 0 – 1

10. Singapura – 1 – 0 – 0 – 1

11. India – 0 – 2 – 4 – 6

12. Malaysia – 0 – 2 – 2 – 4

13. Thailand – 0 – 2 – 2 – 4

14. Korea Selatan – 0 – 1 – 1 – 2

15. Chinese Taipei – 0 -1 – 0 -1

16. Myanmar 0 – 1 – 0 – 1

17. Kazakhstan – 0 – 0 – 2 – 2

18. Irak – 0 – 0 – 1 – 1

19. Suriah – 0 – 0 – 1 – 1

(H-RF)

Pewarta:
Editor: Teguh Handoko
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Ana Widyasari berpeluang raih emas tenis meja

Jakarta (ANTARA News) – Atlet tunggal putri Ana Widyasari berpeluang mendapatkan medali emas pada cabang olahraga tenis meja pada kelas 11 (tuna grahita) di ajang Asian Para Games 2018.

Pelatih kontingen Indonesia Galih Mowo Perbowo saat diwawancara di Ecovention Ancol, Jakarta, Minggu, mengatakan lawan yang akan dihadapi Ana sudah pernah bertemu saat test event.

“Dia akan melawan Wong Ka Man dari Hongkong. Sewaktu test event mereka sudah bertemu dan Ana juga dapat mengalahkan dia,” kata Galih.

Ana juga melakukan beberapa sesi rileksasi dengan psikolog untuk menghadapi pertandingan besok.

“Sesi rileksasi biasanya dilakukan sebelum pertandingan agar atlet merasa tidak tegang dan fokus dalam pertandingan,” kata psikolog kontingen Indonesia Calista Phillana.

Pada babak setengah kompetisi Ana berhasil mengalahkan lawannya dari Kore Seo Yang Hee dengan skor 3-1, dan kemudian mengalahkan atlet Jepang Kimura Harumi dengan skor 3-0. 

Sebelumnya pada hari pertama pertandingan pada Sabtu (6/10)dia juga telah mengalahkan salah satu rival terberatnya dari Hongkong Li Hui tung dengan skor 3-2.

Ana pun mndudmend peringkat pertama di kelasnya. Oleh sebab itu dia langsung melaju ke semifinal, tanpa harus melewati babak delapan besar.

Pewarta: Aubrey Kandelila Fanani
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Presiden targetkan indonesia masuk 8 besar di APG 2018

(Antara)-Presiden Joko Widodo mengaku oprimistis, Indonesia mampu memberikan yang terbaik, dan mencapai target urutan delapan besar, dalam ajang asian para games 2018. Presiden juga menjanjikan akan memberikan apresiasi bagi atlet Asian Para Games yang berprestasi, dengan jumlah dan kesempatan yang sama dengan Atlet Asian Games.

INAPGOC: Kehadiran sponsor membuat APG jadi lebih efisien

Jakarta (ANTARA News) – Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 (INAPGOC) menyatakan kehadiran sponsor membuat penyelenggaraan Asian Para Games 2018 menjadi lebih efisien.

“Tanpa adanya sponsor, penyelenggaraan Asian Para Games akan terasa lebih berat. Tapi karena ada sponsor, berarti ada efisiensi,” kata Ketua Umum INAPGOC Raja Sapta Oktohari di GBK Arena, Senayan, Jakarta, Selasa.

Menurut dia, total anggaran yang dialokasikan untuk penyelenggaraan Asian Para Games 2018 adalah sebesar Rp1,7 triliun. Sedangkan besaran nilai keseluruhan sponsor tersebut mencapai Rp200 miliar.

“Kehadiran sponsor tentu saja bisa membantu mengurangi pengeluaran. Kami bisa menghemat anggaran yang sudah dialokasikan negara. Semua itu demi kepentingan penyelenggaraan Asian Para Games 2018,” ujar Okto.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan pihaknya masih terus membuka kesempatan bagi pihak-pihak lain yang juga ingin ambil bagian dalam perhelatan Asian Para Games 2018 di Indonesia dengan menjadi sponsor.

“Kami terus berusaha menambah sponsor. Pintu kesempatan itu masih kami buka seluas-luasnya, karena kami ingin menjadikan Asian Para Games sebagai tolak ukur kegiatan yang dapat diselenggarakan dengan anggaran sehemat mungkin, namun tetap meriah,” ungkap Okto.

Terdapat sebanyak 43 sponsor resmi dalam perhelatan Asian Para Games 2018. Tujuh di antaranya merupakan sponsor resmi terbesar (official prestige), yakni Bank Rakyat Indonesia (BRI), Allianz, Bank Mandiri, PT PLN (Persero), PT Transjakarta, Bukalapak dan Sariayu.

Sedangkan sponsor resmi lainnya, yaitu Telkom Indonesia, Perusahaan Gas Negara (PGN), Indosat IM3, Citibank, Joma, Campina, Grab, Indofood, Indomilk, Loket.com, Tiki, CGV dan masih banyak lagi. 

Baca juga: INAPGOC sepakati kerja sama 43 sponsor

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Molinari rebut kemenangan Piala Ryder untuk dominasi Eropa

Paris (ANTARA News) – Pegolf Italia Francesco Molinari meraih kemenangan ketika Eropa merebut Piala Ryder dari AS pada Minggu waktu setempat, dan itu melengkapi upaya tim mengalahkan lawannya dengan skor kemenangan 17.5-10.5.

Molinari yang mengamankan permainan pada green ke-16, ketika pukulan bola Phil Mickelson masuk ke kolam dari pukulan tee, dan itu cukup bagi Eropa yang membutuhkan skor 14,5 untuk memenangi piala untuk keempat kalinya dalam lima tahun terakhir ini.

Eropa memastikan kemenangan ketika pegolf Italia itu bersama Henrik Stenson dan Sergio Garcia dalam posisi “dormie” dan menjamin paling tidak setengah poin – ketika Eropa hanya butuh satu poin lagi.

Ketiga pegolf itu memastikan kemenangan dan rookie asal Swedia Alex Noren melengkapi aksinya dengan menyarangkan bola pukulan putt dari jarak 40 kaki ke lubang untuk mengalahkan Bryson Dechambeau dan melengkapi kemenangan tunggal 7.5-4.5 untuk Eropa.

Itu menjadi waktu yang panjang sejak AS memenangi pembukaan pertandingan fourballs 3-1 pada Jumat, setelah Eropa menyaingi dengan kemenangan 4-0 di foursomes pada laga siang.

“Bagaimana anda menjumlahkan itu?,” kata kapten Eropa Thomas Bjorn.

“Saya tidak bisa menggambarkan bagaimana saya merasa yang 12 itu, mereka luar biasa dari hari pertama dan itu cukup mudah bagi kamu untuk memandu mereka,” katanya.

“itu jarang terjadi setiap orang di tim bisa mencetak poin dan saya pikir kami beruntung pekan ini – kami bekerja sebagai suatu tim,” tambahnya.

Tim Eropa untuk pertamakali bermain di Prancis, dan mengawali hari dengan keunggulan 10-6 up, dan butuh empat dan setengah dari 12 poin untuk memenangi kembali tropi dan memperpanjang rekor kemenangan mereka atas AS di kandang.

Baca juga: Mcllroy tersingkir sebagai andalan pertama tim AS di Piala Ryder
Baca juga: Woods akhiri paceklik gelar dengan memenangi Tour Championship
Baca juga: Justin Rose, pegolf nomor satu dunia akan pertahankan gelar di Indonesia Masters

(Reuters/A020/E009)

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Kontingen APG tiga negara tiba di Indonesia

Jakarta  (ANTARA News) – Kontingen Asian Para Games (APG) 2018 dari tiga negara  tiba di Indonesia, Minggu dan semuanya langsung masuk ke Wisma Atlet yang berada di kawasan Kemayoran, Jakarta.

Direktur NPC Relation INAPGOC M. Nasser Insanial dalam keterangan resminya mengatakan kontingen yang pertama datang di Indonesia dan selanjutnya yang menjadi penghuni pertama Wisma Atlet adalah Bahrain.

“Bahrain datang dengan kekuatan 14 atlet disabilitas dan 8 official dimana 5 atlet diantaranya merupakan pengguna kursi roda,” katanya.

Menurut dia, setelah kontingen Bahrain yang tiba di Indonesia adalah Afganistan disusul China. Khusus untuk kontingen Negeri Tirai Bambu berkekuatan 164 atlet dimana 74 atlet merupakan pengguna kursi roda dan 71 official.

Meski kontingen dari tiga negara itu langsung masuk ke Wisma Atlet, M. Nasser Insanial menegaskan jika pembukaan secara resmi baru dilakukan Senin (1/10).

“Untuk kontingen lain akan terus berdatangan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan,” kata M. Nasser Insanial menjelaskan.

Asian Para Games 2018 bakal diikuti 2.831 atlet dari 43 negara. Mereka akan bertanding pada 18 cabang olahraga. Sebagai tuan rumah, Indonesia bakal mengirimkan 300-an atlet dengan target masuk 10 besar klasemen akhir dengan 16-17 emas.

Untuk pertandingannya sendiri akan dipusatkan di Gelora Bung Karna Senayan, Jakarta. Ada delapan cabang yang dipertandingkan dan diantaranya adalah basket, panahan, renang, lawn bowls dan atletik.

Cabang olahraga lainnya tersebar dibeberapa titik. Untuk angkat berat di Balai Sudirman, balap sepeda di Velodrome Rawamangun dan Sirkuit Internasional Sentul Bogor dan boling di Ancol Jakarta Utara.

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Kirab obor Asian Para Games finis di Kemenpora

Jakarta (ANTARA News) – Kirab obor Asian Para Games (APG) 2018 akhirnya finis di Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) Jakarta, Minggu setelah sebelumnya dilepas di Balaikota dan selanjutnya dibawa keliling dibeberapa jalan protokol di ibukota.

Obor masuk di halaman Kemenpora dibawa oleh atlet boling Dylan Erlangga Abraham dan selanjutnya diserah kepada Menpora Imam Nahrawi yang saat itu didampingi oleh Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari. Sebelum dibawa ke Kemenpora obor Asian Para Games 2018 sempat singgah gedung DPR RI.

“Obor saya terima sepenuh hati. Akan kami jaga agar tidak sampai padam. Ini adalah semangat Indonesia menjadi tuan rumah kejuaraan bergengsi ini,” kata Menpora Imam Nahrawi.

Akhir kirab obor dan kantor Kemenpora berlangsung dengan meriah karena melibatkan banyak pihak termasuk siswa-siswa yang sudah sejak pagi menunggu berlangsungnya kirab obor Asian Para Games 2018.

“Obor ini juga sudah menghimpun dan merangkai semangat motivasi. Hari ini sudah bisa dilihat di sini. Atas dukungan banyak pihak kami ucapkan terima kasih,” kata menpora menambahkan.

Obor Asian Para Games sebelum dikirab di Jakarta sebelumnya sudah diarak dibeberapa kota di Indonesia. Api yang diambil di Mrapen, Jawa Tengah selanjutnya dibawa ke Solo. Dari Kota Batik itu langsung dibawa ke Ternate. Kirab di Maluku Utara ini bersamaan peringatan Haornas.

Setelah itu obor kejuaraan olahraga untuk atlet disabilitas empat tahunan ini dibawa ke Makassar. Berikutnya menuju Bali. Dari Pulau Dewata langsung ke Pontianak dan bergerak ke Medan, Sumatera Utara. Pangkal Pinang menjadi kota terakhit sebelum masuk Jakarta.

“Selama kirab, animo masyarakat luar biasa. Bahkan kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari Asosiasi Paralympic Committee. Kami dalam kesempatan ini kami mengucapkan terimakasih kepada para gubernur yang sudah mendukung pawai obor Asian Para Games sejak 5 September sampai sekarang,” kata Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari.

Asian Para Games 2018 bakal diikuti 2.831 atlet dari 43 negara. Mereka akan bertanding pada 18 cabang olahraga. Sebagai tuan rumah, Indonesia bakal mengirimkan 300-an atlet dengan target masuk 10 besar klasemen akhir dengan 16-17 emas. 

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Taufik sabet gelar Rhino Cross Triathlon 2018

Pandeglang (ANTARA News) – Atlet pentatlon modern nasional Muhammad Taufik menyabet gelar perlombaan triatlon Rhino Cross Triathlon 2018 untuk kategori eagle yang berlangsung di kawasan Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, Minggu.

Taufik meraih catatan waktu total dua jam 53 menit 10 detik dengan rincian waktu renang 24 menit 22 detik, transisi satu 48 detik, bersepeda satu jam 20 menit 48 detik, transisi dua 56 detik, dan lari satu jam enam menit 14 detik.

Posisi kedua ditempati Ady Akhmad Jukardi dengan catatan waktu dua jam 57 menit 52 detik. Rincian waktu Ady adalah renang 30 menit 42 detik, transisi satu 33 detik, bersepeda satu jam 15 menit 50 detik, transisi dua 23 menit, dan lari satu jam 10 menit 21 detik.

Mararten Vrouenraets menempati posisi ketiga dengan waktu dua jam 59 menit 57 detik. Rincian waktu Marten adalah renang 28 menit tujuh detik, transisi satu satu menit 15 detik, bersepeda satu jam 17 menit 41 detik, transisi dua satu menit 16 detik, dan lari satu jam 11 menit 36 detik.

“Perlombaan tahun ini sangat menantang karena kami harus berenang dengan rute menyerupai huruf L. Saya harus banyak melihat balon rute,” kata Taufik selepas perlombaan.

Pada perlombaan bersepeda, Taufik mengaku harus kembali mengencangkan jok sepedanya pada lap kedua dan harus menahan posisi duduknya selama 10 kilometer karena jok sepeda yang tidak stabil.

“Rute lari tidak ada masalah hanya pada kilometer ketiga hingga empat itu adalah lintasan pasir sehingga terasa berat. Jarak kategori eagle ini sangat menantang bagi saya,” kata atlet yang juga turun pada cabang triatlon SEA Games 2019 itu.

Taufik mengaku cuaca perlombaan Rhino Cross Triathlon 2018 lebih panas dibandingkan perlombaan serupa pada 2017, terutama pada perlombaan bersepeda dan lari. “Saya sampai membawa dua botol air minum untuk menghindari dehidrasi akibat cuaca panas,” katanya.

Perlombaan Rhino Cross Triathlon 2018, bagi Taufik, menjadi ajang pemanasan sebelum mengikuti turnamen lain yaitu Iron Man di Bahrain, pada November 2018.

“Saya akan mengikuti seleksi atlet triatlon untuk SEA Games 2019 pada Desember 2018,” kata Taufik.

Rhino Cross Triathlon 2018 melombakan tiga kategori triatlon yaitu kategori Bulls yaitu renang 500 meter, bersepeda 10 kilometer, dan lari lima kilometer. Kedua, kategori Rhino dengan renang berjarak satu kilometer, bersepeda 20 kilometer, dan lari 10 kilometer.

Terakhir, kategori Eagle dengan jarak berenang 1,5 kilometer, bersepeda 30 kilometer, dan lari 15 kilometer. 

Baca juga: Zainal Fanani juarai Rhino MTB XCM 2018
Baca juga: 114 peserta ikuti Rhino MTB XCM 2018
Baca juga: Menpar buka Kejuaraan Triatlon Tanjung Lesung

  Peserta berlari menuju bibir pantai sebelum berenang ketika mengikuti Rhino Cross Triathlon 2018 di Kawasan KEK Tanjung Lesung, Pandeglang, Banten, Minggu (30/9/2018). Rhino Cross Triathlon yang diikuti lebih dari 200 peserta dari dalam negeri dan manca negara dengan mempertandingkan tiga kategori lomba tersebut untuk meningkatkan potensi wisata Tanjung Lesung. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/foc.

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

INAPGOC pastikan tidak ada kendala dalam transportasi APG

Jakarta (ANTARA News) – Panitia Pelaksana Indonesia Asian Para Games (INAPGOC) memastikan tidak ada kendala dalam transportasi bagi atlet yang akan bertanding pada Asian Para Games (APG) 2018 Jakarta, 6-13 Oktober, setelah menjalin kerja sama dengan banyak pihak.

Dukungan penuh tersebut diberikan langsung oleh Kementerian Perhubungan, Kementerian Sosial, Kementerian Pertahanan, Kementerian Pariwisata, Polri, Damri, Trans Jakarta hingga Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan penuh pada pihak yang terlibat dan INAPGOC yakin masalah transportasi sudah bisa diatasi,” kata Wakil Direktur Transportasi INAPGOC, Tony Effendi dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu.

Apa yang diharapkan INAPGOC ini memang cukup beralasan karena simulasi persiapan transportasi Asian Para Games 2018 sudah dilakukan dan berlangsung sesuai dengan harapan. Hal tersebut juga berkaitan dengan angkutan bus bagi atlet disabilitas maupun perjalanan dari wisma para atlet menuju tempat pertandingan.

“Fasilitas angkutan sudah memadai. Begitu juga waktu tempuh dari Wisma Atlet ke komplek Gelora Bung Karno maupun ke lokasi pertandintan lainnya,” kata Tony menambahkan.

Pada saat simulasi, waktu tempuh dari Wisma Para Atlet Kemayoran ke Komplek Gelora Bung Karno hanya 35 menit. Artinya lebih cepat 20 menit dari waktu maksimal yang ditetapkan oleh Asian Paralympic Committee (APC) yaitu 55 menit. Kesuksesan simulasi itu, kata Tony, tidak terlepas dari peran lima trainer dari komunitas disabilitas Bandung dan Jakarta.

Para trainer itu telah memberikan pelatihan dan pembekalan kepada 1.500 orang yang bertugas sebagai relawan sebanyak 600 orang, field worker sebanyak 600 orang dan pengemudi sebanyak 300 orang. Mereka menjalani pelatihan pada 23- 24 September.

“Dukungan pihak-pihak terkait inilah yang menambah keyakinan INAPGOC bahwa pelaksanaan Asian Para Games bisa sukses sesuai yang diharapkan,” kata Tony menegaskan.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui TransJakarta bekerja sama dengan Blue Bird, Perum Damri, dan Kementerian Pariwisata merilis bus Wonderful Indonesia. Sebanyak 100 bus Wonderful Indonesia bakal menjadi moda pengangkut para atlet yang akan tampil pada Asian Para Games 2018.

Baca juga: INAPGOC perkirakan puncak kedatangan peserta 30 September

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Irwan Suhirwandi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Ribuan pelari nasional ikuti Babel Run 2018

Pangkalpinang (ANTARA News) – Sekitar 2.000 pelari lokal dan nasional mengikuti  Bangka Belitung Run 2018 10 K and Half Marathon”di Pangkalpinang pada Sabtu pagi.

“Kita berharap event bergengsi ini dapat mengoptimalkan promosi destinasi wisata dan peningkatan kunjungan wisatawan ke daerah ini,” kata Wakil Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Abdul Fatah usai melepas ribuan pelari Babel Run 2018 di Pangkalpinang, Sabtu pagi. 

Ia mengatakan kegiatan  sport tourism Babel Run 2018 memperlombakan tiga kategori yaitu 21 kilometer, 10 kilometer dan 5 kilometer diikuti peserta dari atlet berbagai provinsi di antaranya DKI Jakarta, Jawa Timur, Sumatera Selatan, Jambi, Sumatera Barat, Sumatera Barat dan provinsi lainnya.

Rute half marathon 21 K dimulai dari Bhay Park Polda Kepulauan Babel – Jalan DPRD Kepulauan Babel – Pantai Tanjung Bunga, Pantai Pasir Padi, destinasi agrowisata Bangka Botanical Garden (BBG) – Jembatan Emas dan finis Pantai Kuala Bangka.

Sementara itu, rute lari 10 kilometer dimulai di Bhay Park Polda Kepulauan Babel – Pertigaan Jalan Bandara Depati Amir – Jalan Alexander – Citraland Botanical City – Jembatan Emas ?dan finis Pantai Kuala.

“Mudah-mudahan dengan event bertaraf nasional lebih memperkenalkan objek wisata ke dunia nasional dan internasional,” ujarnya.

Menurut Abdul Fatah sport tourism ini efektif mempromosikan keindahan alam, kuliner, budaya dan keramahtamahan masyarakat kepada peserta, ofisial dan wisatawan yang berkunjung ke daerah ini.?

“Peserta saat berlomba bisa menikmati keindahan alam pantai, agro wisata dan kemegahan Jembatan Emas di kawasan Pantai Kuala,” katanya.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Kepulauan Babel, Rivai mengatakan kegiatan ini untuk mempromosikan pariwisata dengan harapan akan semakin banyak kunjungan wisatawan ke daerah ini.

“Alhamdulillah pelepasan peserta lomba berjalan dengan lancar aman, lancar dan peserta sangat antusias untuk memperebutkan mendali serta hadiah menarik lainnya,” katanya.

Pada pelepasan “Babel Run” dan “Half Marathon” tahun ini dihadiri Wakil Gubernur, Sekretari Daerah Provinsi Kepulauan Babel, Kapolda, Danlanal, Danrem, Kepala SKPD di lingkungan Pemprov Kepulauan Babel. 

Pewarta:
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Dukungan Untuk Atlet Asian Para Games

Sejumlah siswa SD Manahan bernyanyi bersama atlet National Paralympic Committee (NPC) cabang tenis kursi roda saat pemusatan latihan Asian Para Games 2018 di Lapangan Tenis Manahan, Solo, Jawa Tengah, Jumat (28/9/2018). Kegiatan para siswa tersebut untuk mendukung para atlet yang akan berlaga pada ajang Asian Para Games 2018 di Jakarta. ANTARA FOTO/Maulana Surya/kye

Mengenal olahraga Boccia

Mengenal olahraga Boccia

Boccia merupakan olahraga yang diperuntukkan khusus untuk para atlet penyandang cerebral palsy (kelumpuhan otak besar). Diperlukan strategi dan akurasi saat pemain melempar bola dalam posisi duduk di kursi roda. Permainan ini akan dipertandingkan dalam Asian Para Games 2018.

Humas jadi ujung tombak gelorakan Asian Para Games

Jakarta, 27/9 (Antara) – Kalangan humas pemerintah pusat hingga daerah diharapkan menjadi unjung tombak untuk menggelorakan kejuaraan khusus atlet disabel, Asian Para Games (APG) 2018 Jakarta, 6-13 Oktober.

Pernyataan tersebut disampaikan langsung oleh Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika, Niken Widiastuti di sela Forum Tematik Kehumasan “Gelorakan Asian Para Games 2018, Jadilah Inspirasi Bangsa,” di Jakarta, Kamis.

“Kami memang menginstruksikan humas pusat hingga daerah untuk lebih menggaungkan Asian Para Games seperti yang telah dilakukan saat Asian Games 2018 lalu. Ini demi multi sukses,” kata Niken usai pembukaan Forum Tematim Kehumasan.

Menurut dia, apa yang dilakukan adalah bentuk nyata mendukung penuh kejuaraan khusus untuk atlet diabel empat tahunan ini agar sukses dalam hal prestasi, pelakasaan hingga akuntabilitas keuangan. Dukungan dan kerja keras memang sangat ditunggu.

“Harapan kami semuanya bisa mendukung penuh Asian Para Games. Sukses tidaknya kegiatan ini adalah tanggung jawab kita semua,” katanya menambahkan.

Sementara itu Seskemenpora Gatot Dewa Broto menjelaskan pihaknya bersama dengan panitia penyelenggara Asian Para Games 2018 atau INAPGOC telah bekerja keras untuk melaksanakan semua tahapan mengingat pelaksanaam kejuaraan ini tidak lama lagi.

“Persiapan secara umum mencapai 95 persen dan semuanya berjalan sesuai dengan tahapan yang ada,” katanya saat dikonfirmasi.

Menurut dia, atlet dari negara peserta juga sudah mengkonfirmasi kedatangangannya ke Indonesia. Negara yang paling awal tiba di Indonesia adalah Bahrain yang sesuai jadwal tiba 28 September.

“Bahrain paling awal. Untuk kontingen besar Indonesia yang saat ini menjalani pelatnas di Solo akan tiba di Jakarta, 1 Oktober,” katanya menambahkan.

Terkait dukungan humas membantu sosialosasi Asian Para Games, Gatot mengaku sangat mengapresiasi. Pihaknya juga berharap semua instansi pemerintah maupun swasta juga melakukan hal yang sama demi sebuah kesuksesan.

“Surat edaran sudah ada. Kami menghimbau kepada mereka (pihak pemerintah dan swasta) untuk mengganti banner Asian Games dengan Asian Para Games. Khusus di ibukota, kami meminta bantuan gubernur,” katanya menegaskan.

Asian Para Games 2018 diikuti atlet dari 41 negara. Ada 18 cabang olahraga yang dipertandingkan dan kejuaraan ini dipusatkan di Gelora Bung Karno Senayan, Jakarta. 

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Presiden minta iklan Asian Games dialihkan ke Asian Para Games 2018

Jakarta (ANTARA News)  – Presiden Joko Widodo meminta iklan Asian Games dialihkan ke Asian Para Games 2018 yang akan berlangsung 6-13 Oktober. 

“Saya tadi sudah perintahkan Pak Menpora untuk bisa diselesaikan agar ada peralihan dari Inasgoc ke Inapgoc,” kata Presiden Jokowi usai meninjau latihan bola voli duduk di Gedung GBK Arena Senayan Jakarta,  Kamis. 

Menurut dia,  dengan pengalihan itu maka iklan Asian Games 2018 yang telah selesai pelaksanaannya dapat beralih ke Asian Para Games 2018.

Ia menyebutkan kontrak iklan Asian Games 2018 bukan hanya sebulan saja tetapi hingga akhir tahun.

Sementara itu mengenai kejutan di Inapgoc,  Presiden mengatakan nanti akan ada kejutan. 

“Kalau disampaikan sekarang, gak terkejut,” katanya. 

Sementara mengenai arahan kepada para atlet,  Presiden meminta para atlet bekerja dan berlatih keras.

“Latihan dan kerja keras agar target betul-betul sesuai dengan yang sudah kita kalkulasi,” katanya. 

Menurut dia,  pelaksanaan Asian Para Games 2018 tinggal beberapa hari lagi sehingga para atlet perlu makin berlatih keras. 

“Saya kira venue-venue, kita lihat susah siap dan mulai dipasang alat alat dan prasarana yang dibutuhkan di venue-venue itu,” katanya.

Baca juga: Presiden targetkan peringkat delapan Asian Para Games
Baca juga: Presiden Jokowi tinjau latihan atlet Asian Para Games

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Kemensos tambah 2.000 tiket gratis

Jakarta  (ANTARA News) – Kementerian Sosial akan menambah 2.000 tiket gratis menonton Asian Para Games bagi penyandang disabilitas, sehingga total tiket gratis menjadi 5.000 tiket.

“Kemensos akan berikan kuota sampa 5.000 di arena-arena Asian Para Games untuk 18 cabang olahraga,” kata Direktur Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas Kementerian Sosial Rahmat Kusnadi di Jakarta, Rabu.

Selain itu, Kemensos juga sedang menyiapkan aplikasi penyediaan tiket gratis yang akan segera beroperasi pada Kamis, 27 September 2018.

Tiket gratis tersebut dikhususkan untuk organisasi penyandang disabilitas, panti, maupun perkumpulan-perkumpulan penyandang disabilitas.

Menurut Rahmat, pendistribusian tiket melalui organisasi atau panti-panti tersebut karena penting ada penanggung jawab sehingga tiket dipastikan sampai ke penyandang disabilitas.

Selain itu, Kemensos juga menyiapkan 2.000 tiket gratis untuk upacara pembukaan Asian Para Games khusus bagi penyandang disabilitas serta 200 pengguna kursi roda.

Kemensos juga menyiapkan enam unit mobil akses bagi penyandang disabilitas untuk mengangkut atlet-atlet yang khusus menggunakan kursi roda.

Sebelumnya Kemensos menyediakan 3.000 tiket gratis untuk penyandang disabilitas menonton pertandingan Asian Para Games yang akan digelar 6-13 Oktober mendatang.

Baca juga: Pembukaan Asian Para Games 2018 akan meriah seperti Asian Games
Baca juga: Warga berharap harga tiket Asian Para Games terjangkau
Baca juga: Kementerian Sosial siapkan 2.000an tiket gratis Asian Para Games tiap hari
Baca juga: INAPGOC: harga tiket pembukaan mulai Rp500.000 hingga Rp2,5 Juta

Pewarta:
Editor: Dadan Ramdani
COPYRIGHT © ANTARA 2018

IPI kampanyekan hidup sehat dengan berolahraga

Jakarta (ANTARA News) – ikatan Pilot Indonesia (IPI) menggandeng para pemangku kepentingan dalam mengkampanyekan keselamatan dan keamanan penerbangan nasional bagi masyarakat umum pengguna transportasi udara melalui semangat aktivitas berolahraga. 

Kegiatan “Aviators Fun Walk and Run 5K 2018” telah digelar pada 23 September lalu diikuti oleh sekitar 1.000 orang peserta di seputaran Gelora Senayan Jakarta.

“Kegiatan ‘Aviator Fun Walk and Run 5K 2018’ dimaksudkan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat dan insan penerbangan terhadap keselamatan penerbangan nasional, sekaligus mensosialisasikan peran dan tugas masing-masing pemangku kepentingan dunia penerbangan,” kata Ketua Pelaksana Aviator Fun Walk and Run 5K 2018, Kapten Koko Indra Perdana dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Selasa.

Turut berpartisipasi dalam kegiatan ini antara lain PT Angkasa Pura I dan II Persero, Badan Narkotika Nasional (BNN), Direktorat Kelaikudaraan dan Pengoperasian Pesawat Udara (DKPPU), Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia (AirNav Indonesia), dan Otoritas Bandar Udara (Otban). 

Menurut Koko, para individu dari stakeholder dunia penerbangan akan langsung bertemu masyarakat dan menjadi kesempatan untuk mensosialisasikan tugas masing-masing. Sebagai contoh para pilot dapat membagikan profesi pilot dalam menjamin keselamatan dan keamanan operasional penerbangan.

Sebelumnya Direktur Utama PT Angkasa Pura I Faik Fahmi menuturkan pihaknya menyambut baik kegiatan ini karena menjadi kesempatan untuk turut mengedukasi masyarakat secara langsung khususnya dalam peranan meningkatkan keselamatan dan keamanan penerbangan nasional. 

Selain itu, ajang ini dihelat oleh IPI, dimana pilot dan maskapai adalah juga mitra dan stakeholder Angkasa Pura I, yang secara bersama-sama memiliki tanggung jawab terhadap upaya mengedukasi masyarakat umum agar lebih memahami dunia penerbangan nasional dan regulasinya.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Irjen (Pol) Heru Winarko menilai kegiatan yang digelar IPI merupakan langkah tepat untuk mengedukasi masyarakat perihal bahaya narkoba bagi masyarakat umum dan insan penerbangan khususnya. 

“Melalui kegiatan olahraga ini IPI dan BNN secara aktif mengkampanyekan bahaya penyalahgunaan narkotika dalam industri perhubungan secara khusus dan masyarakat umum. Ancaman penyalahgunaan narkotika ada di depan mata dan seharusnya menjadi perhatian seluruh pihak,” tegasnya.

Pewarta: Tasrief Tarmizi
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Woods akhiri paceklik gelar dengan memenangi Tour Championship

Washington (ANTARA News) – Tiger Woods tak mampu menahan tangisnya setelah berhasil meraih gelar pertama dia sejak 2013 lewat kemenangan dua pukulan di Tour Championship di Atlanta pada Minggu (23/9), dan itu membuktikan bahwa dirinya masih perkasa di usia 42 tahun.

Karir Woods sempat terancam karena mengalami cedera punggung yang menyebabkan lima tahun dia tanpa gelar, namun pada permainan putaran terakhir di Tour Championship itu dia mampu membukukan total pukulan 269 atau 11 di bawah par di East Lake.

“Saya kesulitan untuk tidak menangis menjelang permainan lubang terakhir,” kata Woods.

“Semua terjadi tiba-tiba, pukulan saya menjadikan saya memenangi turnamen,” katanya.

“Saya pernah 79 (menang), dan mendapat yang ke-80 adalah perasaan yang sangat menyenangkan,” tambahnya.

Ketika Woods mencatat 71 pukulan pada putaran terakhir itu, dia mendapat ciuman dari pacarnya Erica Herman dan pelukan dari agen dia Mark Steinberg ketika petugas keamanan mencoba menghadang para pendukung.

Dengan kemenangan itu akan timbul pertanyaan apakah Woods yang sudah 10 tahun tidak lagi memenangi gelar kejuaraan utama setelah gelar ke-14 dia, masih mampu bermain dengan jadwal penuh setelah dia pernah menjalani operasi punggung pada April 2017.

“Badan saya hancur,” kata Woods, yang berharap operasi itu bisa memulihkan sakit punggung dan kaki dia.

“Saya belum tahu apakah saya akan bisa hidup tanpa rasa sakit lagi,” katanya.

“Pada permainan saya ke depan saya ingin bisa duduk, berjalan, tiduran, tidak lagi merasakan kesakitan di punggung dan kaki,” tambahnya.

Pada permainan di putaran terakhir, Woods tidak serius mendapat tantangan setelah memasuki hari dia dalam posisi memimpin tiga pukulan atas Rory McIlroy dan Justin Rose.

McIlroy, yang bermain bersama Woods, tidak lama berselang bermain buruk dan berakhir dengan catatan 74 pukulan, meninggalan pegolf nomor satu dunia Rose sebagai satu-satunya ancaman yang realistis.

Pegolf Inggris itu terus berjuang, namun Woods bermain brilian, dia mencetak birdie dari jarak 10 kaki ke lubang pertama, dan kemudian mencatat par di delapan lubang permainan berikutnya.

Pada permainan berikutnya Woods melaju memimpin lima pukulan meskipun dia terkena bogey di lubang ke-10, 15 dan 16, dan mengakhiri turnamen dengan menahan pesaing dia Billy Horschel yang mecatat 66 pukulan dengan total sembilan di bawah par untuk berada di posisi kedua.

Baca juga: Woods masuk dalam persaingan setelah catat 66 pukulan di putaran ketiga di Carnoustie
Baca juga: Woods tersingkir di pertengahan turnamen AS Terbuka setelah mencatat skor 72 pukulan

(Reuters/A020/B015)

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Puluhan siswa asing rebutan swafoto dengan Menpora

Pekanbaru  (ANTARA News) – Puluhan siswa asing yang menjalani pendidikan di Sekolah Mutiara Harapan (SMH) komplek Riau Andalan Pulp and Paper Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, Provinsi Riau berebut swafoto dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Senin.

Kehadiran Imam di SMH adalah untuk meresmikan gedung baru di sekolah yang total dihuni oleh 548 siswa lokal serta siswa dari sembilan negara berbeda.

Kedatangan Imam dengan tanpa pengawalan ketat serta langsung membaur membuat ratusan siswa di sekolah dengan format lengkap, mulai dari TK hingga SMA tersebut langsung menarik perhatian.

Imam juga menyempatkan diri meninjau satu persatu kelas sekolah yang menggunakan bahasa pengantar internasional Bahasa Inggris tersebut.

Menpora juga beberapa kali tampak asyik berbincang dengan sejumlah siswa baik lokal maupun siswa asing.

Sebelum menjadi “rebutan” siswa, termasuk guru asing untuk berswafoto, Imam terlebih dahulu meresmikan gedung baru setinggi dua lantai itu.

“Kalau kita ingin mengubah diri, melihat dunia dengan segala motivasi, datanglah ke tempat ini,” kata Imam dalam sambutannya.

Pria asal Madura itu mengaku bangga dengan keberadaan sekolah, yang jauh dari hiruk pikuk kota, namun menampilkan sesuatu yang berbeda.

Ia berharap seluruh siswa terutama siswa lokal yang mengenyam pendidikan di sekolah yang diberi wewenang International Baccalaureate sebuah yayasan pendidikan internasional yang berkantor pusat di Jenewa, Swiss itu dapat terus belajar, dengan tidak melupakan jati diri bangsa Indonesia.

Baca juga: Menpora ultimatum PSSI terkait insiden tewasnya supporter
Baca juga: Perpindahan peralatan INASGOC ke INAPGOC sudah selesai

 

Pewarta:
Editor: Dewanti Lestari
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Persib Kalahkan Persija

Pesepak bola Persib Bandung Jonatan Bauman (kiri) berebut bola dengan pesepak bola Persija Jakarta Jameirson Xavier (kanan) pada pertandingan lanjutan Go-Jek Liga 1 2018 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, Jawa Barat, Minggu (23/9/2018). Persib Bandung berhasil mengalahkan Persija Jakarta dengan skor akhir 3-2. ANTARA FOTO/Novrian Arbi/ama.

Pembukaan Asian Para Games 2018 akan meriah seperti Asian Games

Jakarta (ANTARA News) – Komite Paralimpiade Asia (APC) menyatakan upacara pembukaan Asian Para Games 2018 yang akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) Senayan, Jakarta, pada 6 Oktober akan meriah sebagaimana pembukaan Asian Games.

“Saya percaya semua orang akan menikmatinya seperti upacara pembukaan Asian Games meskipun ada perbedaan rasa,” kata Sekretaris Jenderal APC Tarek Souei di sela-sela menghadiri Parade Momo di kawasan Monumen Nasional (Monas) Jakarta, Minggu.

Namun, Tarek menyebut pertunjukan utama sebagai daya tarik upacara pembukaan Asian Para Games masih menjadi rahasia panitia dan belum dapat diungkapkan ke masyarakat.

Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 (INAPGOC) menjual tiket upacara pembukaan APG 2018 dalam empat kategori harga yaitu Rp500 ribu, Rp750 ribu, Rp1,5 juta, dan Rp2,5 juta dengan pembatasan kuota empat tiket untuk satu identitas pembeli.

APC, lanjut Tarek, menilai persiapan Indonesia dalam penyelenggaraan Asian Para Games sudah lebih bagus meskipun jelang dua pekan upacara pembukaan.

“Akomodasi sudah siap lebih awal. Aksesibilitas di wisma atlet juga teratasi. Ini adalah pertama kalinya wisma para games punya 1000 lift untuk pengguna kursi roda yang dapat dipakai dalam waktu bersamaan,” ujar pria asal Uni Emirat Arab itu.

Meski upacara pembukaan berlangsung di Stadion Utama GBK, INAPGOC akan menggelar upacara penutupan di Stadion Madya Senayan.

“Karena kami tidak punya waktu yang mencukupi untuk transisi stadion dari perlombaan atletik ke upacara penutupan. Asian Games berlangsung dua minggu, sedangkan Asian Para Games hanya berlangsung sepekan untuk menggelar 18 cabang olahraga,” ujar Tarek tentang alasan pemindahan upacara penutupan Asian Para Games di Stadion Madya.

Baca juga: INAPGOC selesaikan sarana pendukung pada 25 September
Baca juga: Para sukarelawan bersemangat sukseskan Asian Para Games
Baca juga: Warga berharap harga tiket Asian Para Games terjangkau
Baca juga: Ribuan peserta ikuti Parade Momo APG 2018

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Ribuan peserta ikuti Parade Momo APG 2018

Jakarta (Antara News) – Ribuan peserta mengikuti Parade Momo yang merupakan ajang promosi pelaksanaam Asian Para Games 2018 Jakarta, 6-13 Oktober di silang tenggara Kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Minggu.

Mereka terdiri dari atlet-atlet Indonesia dalam Asian Para Games, perkumpulan disabilitas Indonesia, taruna-taruni Akademi Kepolisian Republik Indonesia, pasukan pengibar bendera, perwakilan kementerian-kementerian, perwakilan administrasi DKI Jakarta, sponsor, serta siswa-siswi sekolah di DKI Jakarta.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Ketua Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 (INAPGOC) Raja Sapta Oktohari secara resmi melepas Parade Momo sekitar pukul 07.30 WIB.

Menpora Imam Nahrawi mengatakan penyelenggaraan Asian Para Games 2018 bukan hanya momentum untuk meraih medali melainkan juga penghargaan kesetaraan terhadap atlet-atlet difabel.

“Penyelenggaraan Asian Para Games sekaligus mampu menjadi ajang persatuan nasional. Jika ada dinamika politik dan gesekan yang terjadi, mari kita kembali ke semangat Momo,” ujar Menpora.

Ketua INAPGOC Raja Sapta Oktohari mengatakan Parade Momo selain bertujuan mempromosikan Asian Para Games juga turut menggelorakan semangat kepedulian dan kesetaraan terhadap penyandang disabilitas.

“Jumlah peserta yang mengikuti Parade Momo ini mencapai 10 ribu orang dari target kami empat ribu orang. Ini adalah bentuk dukungan besar terhadap Asian Para Games 2018,” kata pria yang akrab dipanggil Okto dalam sambutan jelang pelepasan parade.

“Kami tidak berkompetisi dengan Asian Games, tapi dengan penyelenggaraan Asian Para Games sebelumnya di Guangzhou, China dan Incheon, Korea Selatan. Kami harus mampu membuktikan penyelenggaraan yang lebih baik dibanding sebelumnya,” kata Okto.

Parade Momo dimulai dari silang tenggara Monas Jakarta menuju jalan Medan Merdeka Selatan dan berputar kembali ke silang tenggara Monas.

Selain keikutsertaan para peserta, Parade Momo juga dimeriahkan kehadiran balon Momo sebagai Maskot Asian Para Games 2018 dan panggung hiburan yang dimeriahkan sejumlah selebritas. ***4***

Baca juga: Kemenpora minta dukungan Pemda DKI promosikan APG
 

Pewarta: Imam Santoso
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Kalah lagi, Stefer Rahardian terjebak di tren buruk

Jakarta (ANTARA News) – Petarung bebas Indonesia, Stefer Rahardian, terjebak di tren hasil buruk lantaran kembali menelan kekalahan saat menghadapi wakil China, Peng Xue Weng, di kelas jerami dalam rangkaian laga One Championship di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Jakarta, Sabtu (22/9) malam.

Hasil itu menjadi kekalahan beruntun kedua petarung asal Jakarta itu dalam kejuaraan tarung bebas, membuat catatannya kini menjadi 9-2, setelah sebelumnya menderita kekalahan perdana kala meladeni Rene “The Challenger” Cataalan di Filipina, Agustus lalu.

Sempat membidik Jakarta sebagai titik balik kebangkitan usai kalah di Filipina, gurat tidak puas terlihat jelas di wajah petarung berjuluk “The Lion” itu, ketika akhirnya dinyatakan kalah oleh juri di atas ring.

Sejak ronde pertama berlangsung, tanda-tanda kekalahan Stefer mulai terlihat. Pasalnya, petarung yang didukung Bali MMA itu cukup kesulitan mengajak lawan bergumul di area grappling yang selama ini menjadi ranah kepiawaiannya. Peng malah lihai mengajak bermain terbuka dengan mengandalkan pukulan dan tendangan.

Baca juga: Priscilla buktikan janji kalahkan petarung Filipina

Kondisi serupa berulang pada ronde kedua, bahkan Stefer sempat terjatuh karena menerima tendangan keras dari Peng. Saat petarung berusia 31 tahun itu berupaya memberikan tekanan balasan, lawan yang berusia lebih muda dengan cerdik tetap memaksakan pertarungan terbuka.

Stefer terus mencoba menekan saat laga memasuki ronde ketiga, ia bahkan cenderung berani, yang malah menjadi bumerang. Peng justru beberapa kali memperoleh kesempatan untuk mendaratkan pukulan ke wajah Stefer, yang membuat juri memutuskan kemenangan menjadi milik wakil China, menerbitkan raut kecewa di paras Stefer ketika pengumuman hasil laga disampaikan.

“Lawan memang cukup bagus. Selain itu pada pertarungan tadi saya juga mencoba hal baru. Bukan hanya grappling. Tapi hasilnya memang belum maksimal,” kata Stefer usai pertarungan.

Kekalahan dari Peng, kata Stefer akan dijadikan pelajaran berharga karena sebagai petarung profesional juga dituntut untuk berkembang terutama dalam hal teknik pertarungan. Pihaknya akan terus mencoba materi baru sesuai dengan program pelatih.

“Saya juga ada sedikit masalah pada kaki kiri. Sebenarnya ini bukan menjadi alasan. Yang jelas saya harus segera memperbaiki transisi,” kata petarung berusia 31 tahun itu.

Setelah pertarungan ini, kata Stefer pihaknya akan kembali berlatih keras serta melakukan penyembuhan cedera karena pertarungan berikutnya sudah menunggu.

Baca juga: Joshua Pacio juara dunia baru One Championship

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Tentang Merah Putih raksasa dan tabuhan drum di Malaysia

Kuala Lumpur (ANTARA News) – Bagi anda yang menyaksikan laga Piala U-16 AFC yang mempertemukan tim nasional sepak bola U-16 Indonesia melawan Iran di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (21/9), pasti menemukan pemandangan menarik di bangku penonton. 

Pertama, keberadaan bendera Merah Putih raksasa yang dibentangkan saat lagu kebangsaan Indonesia Raya berkumandang. Kedua, tampak sepasang bass drum ditabuh yang bunyinya membuat yel-yel dukungan bagi Indonesia terasa semakin “hidup” dan bergairah.

Selidik punya selidik, ternyata inisiator dua penampakan mencolok di pertandingan Grup C Piala U-16 Asia 2018 tersebut adalah sekelompok kecil suporter tim nasional Indonesia yang datang dari Jakarta. Mereka menamakan diri “One Soul One Nation”.

Total ada tujuh orang anggota One Soul One Nation yang terbang ke Malaysia untuk memberikan dukungan langsung kepada anak-anak asuh Fakhri Husaini. Mereka datang membawa “senjata” yaitu dua buah bass drum dan bendera Merah Putih berukuran 45 meter x 12 meter.

“Semuanya perlengkapan ini kami angkut dari Jakarta,” ujar salah satu pendiri One Soul One Nation, Budi Semar kepada Antara di Stadion Nasional Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Jumat (21/9).

Budi bercerita, untuk membentangkan bendera Merah Putih raksasa tersebut, dirinya dan rekan meminta bantuan dari suporter Indonesia yang duduk di sekitar mereka. 

Sementara saat menabuh bass drum, anggota One Soul One Nation yang menjadi penggebuk sekaligus dirigennya. Merekalah yang memberikan aba-aba dan mengatur tempo ketukan bass drum sehingga terdengar menggelegar. Tetabuhan itu bertujuan membangkitan semangat timnas Indonesia dan membuat ciut nyali lawan.

“Sebenarnya kami punya 25 bass drum, tetapi kami hanya membawa dua ke Malaysia,” kata Budi,

One Soul One Nation ini sendiri bisa dikatakan sebagai kelompok pencinta tim nasional Indonesia yang ‘militan’. 

Lihat saja, sejak dibentuk sejak tahun 2013, One Soul One Nation sudah pergi hampir ke seluruh lokasi di luar negeri di mana Indonesia bertanding. Dan, itu dilakukan dengan biaya sendiri.

“Kami sebenarnya kumpulan dari berbagai kelompok suporter klub yang sepakat bergabung untuk mendukung tim nasional. Berikutnya setelah Piala Asia ini, kami berencana ke Singapura untuk mendukung Indonesia di Piala AFF 2018,” tutur Budi.

Sayangnya, One Soul One Nation tidak akan lama berada di Malaysia. Rencananya, dukungan mereka kepada Indonesia hanya sampai pertandingan kedua di Grup C, Senin (24/9), di mana anak-anak asuh Fakhri Husaini akan berhadapan dengan Vietnam.

“Kami juga memikirkan pekerjaan. Ini saja datang tanpa izin dari atasan,” kata Budi yang disambut tawa rekan-rekannya.

Kehadiran anggota One Soul One Nation bersama ribuan warga Indonesia lainnya di Bukit Jalil terbukti berhasil menyuntikkan motivasi kepada para pemain timnas U-16 Indonesia yang pada akhirnya berhasil mengalahkan Iran 2-0.

Baca juga: Gol Bagus-Bagas bawa Indonesia taklukkan Iran 2-0

Ucapan terima kasih pun mengalir dari pelatih dan pemain tim berjuluk Garuda Asia. Pelatih timnas U-16 Indonesia Fakhri Husaini pun mengaku tenang jika timnya bertanding di Malaysia.

Hal itu tak lain karena banyaknya warga negara Indonesia yang berdomisili di Malaysia, baik untuk bekerja maupun belajar. 

“Mereka pasti datang untuk memberikan dukungan. Berapapun jumlah yang hadir di stadion, itu menjadi penambah semangat bagi pemain. Kehadiran mereka penting untuk kami,” ujar Fakhri. 

Bek timnas U-16 Indonesia Fadilah Nur Rahman juga tak bisa menutupi rasa gembiranya bisa bertanding di bawah dukungan ribuan suporter Indonesia meski mereka bertanding di Malaysia.

“Luar biasa, rasanya seperti bermain di Indonesia,” tutur Fadilah. ***4***

Baca juga: Bagus-Bagas tak tergoda pujian usai menangkan Indonesia

Pewarta:
Editor: Bayu Kuncahyo
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Yoshitaka Naito tak ingin kehilangan gelar di Jakarta

Jakarta (ANTARA News) – Petarung asal Jepang, Yoshitaka Naito, tidak ingin kehilangan gelar juara dunianya dan berjanji tampil gesit saat menghadapi wakil Filipina, Joshua Pacio, pada laga tarung bebas One Championship 2018 di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta, Sabtu (22/9).

“Saat ini saya dalam kondisi terbaik. Jadi saya sudah siap siapapun lawannya. Saya tidak ingin kehilangan lagi gelar ini,” kata Yoshitaka Naito di sela berlatih jelang pertarungan di Jakarta, Jumat.

Pemilik rekor profesional 13-1 ini memang cukup percaya diri untuk menghadapi penantang di kelas jerami (strawweight) itu karena persiapan yang dilakukan cukup panjang. Apalagi petarung yang berjuluk Nobita ini sangat akrab dengan publik Jakarta.

Jakarta memang cukup membawa hoki bagi petarung yang memiliki disiplin beladiri gulat itu. Gelar juara dunia yang disandang saat ini didapat setelah mengalahkan juara dunia sebelumnya yaitu Alex Silva di JCC Jakarta, Mei lalu dengan kemenangan angka mutlak.

“Setiap pertarungan kondisinya berbeda. Sebagai juara bertahan saya pasti akan mendapatkan tekanan. Tapi saya sudah mempersiapkan diri dengan baik. Joshua Pacio sangat bertalenta dan atlet yang hebat,” kata petarung dengan tinggi badan 162 cm itu.

Pertarungan dengan tajuk One : Qonquest of Heroes diprediksi bakal berlangsung dengan ketat mengingat sang penantang yaitu Joshua Pacio telah mempersiapkan diri dengan baik. Berbekal rekor 12-2, petarung yang berjuluk The Passion itu bertekad mengalahkan Nobita.

“Saya menunggu dua tahun untuk bisa bertarung di partai puncak ini. Ini adalah pertarungan terbesar dalam karir profesional saya. Saya akan beri kejutan pada dia (Yoshitaka Naito). Hanya kemenangan yang ada dipikiran saya,” kata Joshua Pacio.

Untuk menghadapi Nobita, Joshua Pacio mengaku sudah mempersiapkan diri dengan baik. Pihaknya mengaku sudah berkerja keras mengikuti perkembangan calon lawan yang memiliki disiplin gulat itu. Selain itu pihaknya mengaku sudah menyiapkan strategi khusus demi merebut sabuk juara dunia dari Yoshitaka Naito.

Pada pertarungan dengan tajuk One : Qonquest of Heroes ada 12 pertarungan yang digelar. Tuan rumah Indonesia mengirimkan delapan petarung yang diantaranya Stefer Rahardian yang akan menghadai wakil China, Peng Xue Wen dan Priscilla Lumban Gaol menghadapi wakil Filipina, Jomary Torres.

Pewarta: Bayu Kuncahyo
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Stefer Rahardian-Peng janjikan pertarungan sengit di Jakarta

Jakarta, (ANTARA News) – Petarung andalan Indonesia, Stefer Rahardian yang akan menghadapi wakil China, Peng Xue Wen, berjanji akan memperagakan pertarungan sengit pada kejuaraan internasional One Championship 2018 di Jakarta Convention Center Senayan, Jakarta, Sabtu (22/9).

“Saya telah belajar dari kekalahan di Filipina lalu. Saat ini saya tidak merasa tertekan. Makanya saya akan sekuat tenaga untuk meraih kemenangan,” kata Stefer di sela latihan terbuka di Jakarta Muaythai, Jakarta, Kamis.

Stefer mengaku sudah siap untuk menghadapi Peng Xue Wen yang merupakan petarung yang memiliki disiplin bela diri gulat itu. Petarung asal Jakarta ini bahkan telah mempelajari cara bertarung wakil dari Negeri Tirai Bambu itu melalui video dan saat ini persiapan yang dilakukan dirasa sudah cukup.

“Terus bisa bertanding memang harapan saya. Saya tidak memikirkan siapa yang bakal menjadi lawan. Intinya saya siap bertanding kapan pun,” kata atlet tarung bebas yang memiliki rekor profesional sembilan kali menang dan satu kali kalah itu.

Pertarungan antara Stefer melawan Peng Xue Wen pada kelas jerami ini memang pantas ditunggu karena keduanya memiliki rekor yang cukup bagus. Bahkan kedua petarung sama-sama berkeyakinan mampu meraih kemenangan pada laga yang bertajuk One : Conquest of Heroes itu.

Peng yang merupakan juara gulat greco roman China, mengaku sudah tidak sabar untuk menunjukkan kemampuannya di hadapan publik Jakarta. Pihaknya juga menilai pertarungan bakal berlangsung sengit karena Stefer merupakan petarung komplet.

“Dia (Stefer) seorang petarung yang menguasai gulat dan bela diri lain. Pergerakan dia juga sulit diprediksi. Makanya saya harus siap meski bertarung di Jakarta. Saya akan memberikan yang terbaik,” kata pemilik rekor gulat 56-4 itu.

Petarung yang sebelumnya menggeluti sepak bola itu mengaku tidak gentar dengan tekanan pendukung lawan yang selama ini memberikan dukungan penuh. Ia menegaskan bahwa dimana pun dia bertarung kondisinya sama tidak peduli dengan Jakarta yang merupakan rumah dari Stefer Rahardian.

“Ini pertarungan. Dimanapun kondisinya sama. Yang terpenting saya sudah siap,” kata Peng Xue Wen dengan tersenyum.

Laga Stefer Rahardian melawan Peng Xue Wen merupakan rangkaian pertarungan memperebutkan predikat juara dunia kelas jerami yang akan mempertemukan petarung Jepang, Yoshitaka Naito menghadapi wakil Filipina, Joshua Pacio. (B016).

Baca juga: Stefer Rahardian bertekad kembali ke jalur kemenangan One Championship

Baca juga: Stefer Rahardian, pemuda Matraman meretas jalan menuju juara dunia

Pewarta:
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Kemkominfo Fasilitasi Peliput Asian Para Games 2018

Jakarta (ANTARA News) – Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memberikan fasilitas bagi seluruh wartawan atau jurnalis peliput Asian Para Games 2018 dengan menyediakan Main Press Center (MPC).

“Selama berlangsungnya Asian Para Games 2018, kami memberikan fasilitas bagi para pewarta. Fasilitas itu kami sediakan secara terpusat di area MPC,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Ditjen Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo Sumiati dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, fasilitas berupa area MPC tersebut akan dibangun di lantai dasar GBK Arena yang berlokasi di kawasan Senayan, Jakarta Selatan. Fasilitas itu merupakan dukungan penuh dari Kemenkominfo.

“Intinya, di area MPC itu kami memberikan news broadcasting service kepada seluruh pewarta, baik pewarta elektronik maupun pewarta teks. Sambungan internet akan kami jaga terus supaya tetap kuat dan cepat, sehingga memudahkan kerja pewarta,” ujar Sumiati.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan di MPC tersebut akan tersedia working station yang terdiri dari 50 unit Personal Computer (PC) beserta 100 set jaringan LAN dengan koneksi internet 1 Gbps. Kemudian, di area itu juga disediakan difable working area atau area kerja khusus difabel.

Selain itu, pihaknya menyediakan sejumlah fasilitas lain di MPC, yakni ruang konferensi pers, interview corner, utilities and locker counter, informasi mengenai jadwal dan skor pertandingan serta live feed bagi pewarta yang tidak sempat meliput langsung di arena pertandingan.

“Kami juga menyediakan layanan hospitality berupa dining hall atau area makan, kursi pijat dan juga massage service atau layanan pijat. Seluruh fasilitas dan layanan tersebut akan resmi beroperasi mulai 4 Oktober 2018,” ungkap Sumiati.

Asian Para Games akan diselenggarakan mulai 6 hingga 13 Oktober 2018 dan diikuti oleh 41 negara peserta National Para Olympic dengan total 2.800 atlet, 1.800 ofisial serta 500 media, baik dari dalam maupun dari luar negeri.

Terdapat sebanyak 18 cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam ajang tersebut, antara lain bola basket, bola voli, anggar, tenis meja, renang, menembak, judo, bersepeda, catur, angkat beban, bowling, bola gawang, bulu tangkis, lari, panahan, boccia, bola tangan dan tenis.

 Baca juga: Kemensos siapkan 10 mobil akses disabilitas APG

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Arminsyah bawa obor Asian Para Games 2018

Jakarta (ANTARA News) – Wakil Jaksa Agung  RI Arminsyah turut membawa obor Asian Para Games 2018 di Pontianak, Kalimantan Barat bersama Ketua Dewan Perwakilan Daerah RI, Oesman Sapta Odang.
     
Melalui siaran pers yang diterima Antara, Rabu malam, Arminsyah yang juga Ketua Kontingen Asian Para Games 2018 dan Wahdina, peraih medali emas pada Asean Para Games 2005, membawa obor setelah sebelumnya dibawa oleh Ketua DPD RI.
     
Selanjutnya, obor dibawa menuju check point dan menaiki kendaraan pawai untuk diarak keliling kota sejauh 3,7 kilometer. Setelah itu, pawai obor dilanjutkan dengan berjalan sejauh 1,2 kilometer. 
     
“Kita berharap pelaksanaan Asian Para Games 2018 ini dapat berjalan dengan lancar, sukses dan memberikan kepercayaan kepada dunia bahwa Indonesia mampu dan peduli terhadap kegiatan ini,” kata Arminsyah.
     
Khususnya untuk para atlet, saya selaku CdM mohon doa seluruh rakyat Indonesia khususnya dari Kalimantan Barat ini agar para atlet berprestasi dan meraih medali sebanyak-banyaknya dan berbahagia, katanya.
     
Kota Pontianak merupakan kota kelima yang dilalui obor Asian Para Games 2018  setelah Solo, Ternate, Makassar dan Denpasar.
     
Setelah tiba dari Denpasar, api obor kemudian diinapkan di rumah jabatan Gubernur Kalimantan Barat pada Selasa (18/9) malam. 
     
Pada Kamis (19/9) sekitar pukul 09.00 WIB bertempat di depan teras rumah jabatan Gubernur Kalimantan Barat, api obor kemudian diserahkan kepada Ketua Umum INAPGOC Raja Sapta Oktohari.
     
Untuk selanjutnya diserahkan kepada Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji dengan diiringi kesenian khas Kalimantan Barat.
     
Kemudian obor diestafetkan kepada tiga pembawa obor sebelum diarak keliling Pontianak.

Baca juga: INAPGOC ajak masyarakat nonton langsung pertandingan Asian Para Games 2018
Baca juga: Jaktim kerahkan 3.000 orang meriahkan parade APG
Baca juga: INAPGOC : Acara Pembukaan di Stadion GBK, Penutupan di Stadion Madya

Pewarta:
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

INAPGOC ajak masyarakat nonton langsung pertandingan Asian Para Games 2018

Jakarta (ANTARA News) – Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 (INAPGOC) mengajak masyarakat untuk menyaksikan secara langsung berbagai pertandingan dalam ajang Asian Para Games 2018 di lokasi-lokasi yang telah ditentukan.

“Selama Asian Para Games, kami ingin seluruh masyarakat datang dan nonton langsung pertandingan cabang-cabang olahraga di venue (arena pertandingan),” kata Wakil Direktur Media dan PR INAPGOC Tina Talisa di Jakarta, Rabu. 

Menurut dia, kehadiran masyarakat langsung di arena pertandingan merupakan suatu bentuk dukungan moral terhadap atlet-atlet disabilitas yang sedang bertanding. 

“Dengan kehadiran masyarakat, pasti akan semakin meningkatkan semangat para atlet untuk meraih prestasi terbaik sekaligus mengharumkan nama Indonesia,” ujar Tina. 

Selain kepada atlet, dia mengungkapkan kehadiran masyarakat di arena pertandingan juga dapat menjadi bentuk kepedulian terhadap para penyandang disabilitas. 

“Apabila masyarakat hadir di tengah-tengah pesta olahraga tersebut, maka para penyandang disabilitas tidak akan merasa dipandang sebelah mata,” ungkap Tina. 

Asian Para Games akan diselenggarakan mulai 6 hingga 13 Oktober 2018 dan diikuti oleh 41 negara peserta National Para Olympic dengan total 2.800 atlet, 1.800 ofisial serta 500 media, baik dari dalam maupun dari luar negeri.

Terdapat sebanyak 18 cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam ajang tersebut, antara lain bola basket, bola voli, anggar, tenis meja, renang, menembak, judo, bersepeda, catur, angkat beban, bowling, bola gawang, bulu tangkis, lari, panahan, boccia, bola tangan dan tenis. 

Baca juga: Bus Transjakarta gratis selama Asian Para Games
Baca juga: INAPGOC : Acara Pembukaan di Stadion GBK, Penutupan di Stadion Madya
Baca juga: Persiapan Asian Para Games capai 95 persen

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018

Rizki Dan Della Melaju Ke Babak Kedua

Pebulu tangkis ganda putri Indonesia, Rizki Amelia Pradipta (kanan) dan Della Destiara Haris (kiri) mengembalikan kok ke arah lawannya pebulu tangkis Malaysia Chow Mei Kuan dan Lee Meng pada turnamen China Open 2018 di Olympic Sports Center Xincheng Gymnasium, Changzhou, Cina, Selasa (18/9/2018) Rizki dan Della melaju ke babak kedua usai menang dengan skor 21-16 dan 21-17. ANTARA FOTO/HO/Humas PBSI/ama

Asian Para Games diharapkan buat Indonesia ramah terhadap penyandang disabilitas

Jakarta (ANTARA News) – Panitia Penyelenggara Asian Para Games 2018 (INAPGOC) berharap melalui penyelenggaraan Asian Para Games 2018, Indonesia akan menjadi negara yang ramah terhadap para penyandang disabilitas.

“Goal atau cita-cita dari penyelenggaraan Asian Para Games 2018 adalah Indonesia menjadi negara yang ramah disabilitas. Goal itu harus bisa kita capai,” kata Wakil Direktur Media dan PR INAPGOC Tina Talisa di Jakarta, Selasa.

Menurut dia, untuk mencapai cita-cita tersebut, pihaknya pun akan bekerja sama dengan seluruh pihak, baik pemerintah, swasta dan yang terpenting adalah masyarakat, sehingga Asian Para Games 2018 dapat terselenggara dengan baik.

“Tentu saja kami akan sangat senang apabila kami dapat bekerja sama dengan semua pihak untuk menyukseskan Asian Para Games 2018 yang untuk pertama kalinya diselenggarakan di Indonesia,” ujar Tina.

Baca juga: INAPGOC: harga tiket pembukaan mulai Rp500.000 hingga Rp2,5 Juta

Lebih lanjut, dia pun berharap dukungan yang datang dari berbagai pihak nantinya mampu menghasilkan prestasi maksimal dari para atlet paralimpik Indonesia yang akan bertanding dalam pesta olahraga atlet disabilitas tersebut.

“Kami berharap prestasi atlet-atlet paralimpik Indonesia akan menjadi inspirasi bagi kita semua dalam meraih prestasi di kancah internasional, sekaligus kita tunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah negara yang ramah terhadap disabilitas,” ungkap Tina.

Asian Para Games akan diselenggarakan mulai 6 hingga 13 Oktober 2018 dan diikuti oleh 41 negara peserta National Para Olympic dengan total 2.800 atlet, 1.800 ofisial serta 500 media, baik dari dalam maupun dari luar negeri.

Terdapat sebanyak 18 cabang olahraga yang akan dipertandingkan dalam ajang tersebut, antara lain bola basket, bola voli, anggar, tenis meja, renang, menembak, judo, bersepeda, catur, angkat beban, bowling, bola gawang, bulu tangkis, lari, panahan, boccia, bola tangan dan tenis. 

Baca juga: Citi Indonesia dukung penyelenggaraan Asian Para Games 2018

Baca juga: INAPGOC libatkan 400 relawan difabel dalam APG

Pewarta: Rr. Cornea Khairany
Editor: Gilang Galiartha
COPYRIGHT © ANTARA 2018